Siapa disini yang nggak kenal dengan kartun asal negeri ginseng, Tayo The Little Bus?
Wah, pasti semuanya tau kan? apalagi emak-emak, biasanya pasti kenal nih dengan kartun yang satu ini :D
Wah, pasti semuanya tau kan? apalagi emak-emak, biasanya pasti kenal nih dengan kartun yang satu ini :D
Sejak Tayo menjadi salah satu kartun anak yang paling populer, anak saya pun juga nggak ketinggalan ikut menonton dan menggandrunginya. Dia bahkan sudah hafal nama-nama bus yang ada di kartun itu berdasarkan warnanya, yang kuning namanya A, yang merah namanya B, dan seterusnya. Biasanya saya yang sering ketuker, dia nggak. Efeknya lumayan bagus ya, soalnya bisa sekalian belajar. Hehe
Selain soal warna bus, efek menonton kartun Tayo adalah Nuy jadi suka heboh kalau melihat bus lewat!
Yep, setiap Syuna bertemu dengan bus, dia pasti langsung mencari-cari saya untuk memberi tahu kalau ada bus (Tayo) yang lewat. Matanya yang berbinar-binar setiap melihat bus membuat saya dan Abah mulai berfikir untuk mengajaknya berlibur nanti dengan menaiki bus. Pasti pengalaman itu akan menjadi sangat menyenangkan buat Syuna.
Nah, meskipun rencananya sendiri masih lama (kemungkinan bisa free nanti saat akhir tahun saat kuliah Abah sudah selesai), persiapan harus saya bikin mulai sekarang. Maklum lah, kan soalnya nanti perjalanannya bersama anak kecil, jadi harus ngasih effort persiapan yang lebih banyak. Berbeda jauh dengan saat masih bujangan yang bisa packing 1 jam sebelum berangkat. 😬
Untuk persiapan naik bus sendiri saya sudah merangkum poin-poin penting dari beberapa artikel yang ada di website Detik Travel. Berikut daftarnya yang saya buat:
1. Sounding Anak Agar Perjalanan Lancar Tanpa Drama.
Anak-anak adalah makhluk yang sensitif, jadi jika tiba-tiba berada di wilayah yang asing baginya, mereka bisa rewel. Makanya penting banget sebelum berangkat kita komunikasikan dulu dengan anak kalau kita tuh mau berangkat kesini, bareng Mama sama Abah, nanti berangkatnya naik ini, terus di lokasi tujuan nanti ada ini.
Biasanya pas saya ngomong poin ini sama Syuna, dia pasti excited sampai melompat-lompat. Terus kalau sudah begitu, pas hari H bakalan mudah diajak negosiasi. Beda jauh dengan yang perjalanan yang berangkatnya mendadak, kadang bisa rewel ditengah jalan. Huhu.
Baca juga: Persiapan Naik Pesawat Membawa Anak Usia 6 bulan, 2 Tahun, dan 10 Tahun.
Selain sounding, sekalian juga mengajari anak do'a sebelum memulai perjalanan agar nanti mendapatkan kelancaran. Kalau bisa hal ini dibuat jadi kebiasaan, nggak perlu ribet-ribet, cukup membaca basmalah dan juga melangkah keluar rumah dengan kaki sebelah kanan.
Anak-anak adalah makhluk yang sensitif, jadi jika tiba-tiba berada di wilayah yang asing baginya, mereka bisa rewel. Makanya penting banget sebelum berangkat kita komunikasikan dulu dengan anak kalau kita tuh mau berangkat kesini, bareng Mama sama Abah, nanti berangkatnya naik ini, terus di lokasi tujuan nanti ada ini.
Sebelum jalan-jalan, anak juga harus dalam kondisi sehat dan ceria ya! ^^ |
Biasanya pas saya ngomong poin ini sama Syuna, dia pasti excited sampai melompat-lompat. Terus kalau sudah begitu, pas hari H bakalan mudah diajak negosiasi. Beda jauh dengan yang perjalanan yang berangkatnya mendadak, kadang bisa rewel ditengah jalan. Huhu.
Baca juga: Persiapan Naik Pesawat Membawa Anak Usia 6 bulan, 2 Tahun, dan 10 Tahun.
Selain sounding, sekalian juga mengajari anak do'a sebelum memulai perjalanan agar nanti mendapatkan kelancaran. Kalau bisa hal ini dibuat jadi kebiasaan, nggak perlu ribet-ribet, cukup membaca basmalah dan juga melangkah keluar rumah dengan kaki sebelah kanan.
2. Pilih Waktu Terbaik dan Alat Transportasi yang Paling Nyaman untuk Liburan.
Saya sendiri sudah fix banget memutuskan untuk menaiki bus membawa Syuna, setelah sebelumnya pernah berencana liburan bersama naik kereta ke Yogya dan batal karena kesibukan Abah, saya jadi bertekad kalau yang ini tuh harus kesempatan.
Soalnya udah terlanjur ngasih janji sama Syuna juga, kalau nanti kalau Abah selesai kuliah bakalan jalan-jalan naik Tayo. Yah, nanti jambu sama anak sendiri kan nggak lucu, Esmeralda. 😂✌️
Oke, kalau waktu dan alat transportasi sudah kita pertimbangkan dengan matang, langsung saja dipesan ya tiketnya, misalnya dengan Litha & Co Traveloka, kita bisa checkout tiket beberapa hari sebelum hari H agar tidak terburu-buru menjelang hari H.
Kalau kebetulan memilih berangat di malam hari karena membawa anak-anak, usahakan untuk sedikit meminimalisir jam tidur siangnya agar porsi waktu yang dipakai untuk tidur siang bisa dialihkan ke jam tidur malam hari. Tujuannya agar perjalanan bisa menjadi lebih tenang karena anak tidak terjaga di saat malam. Atau bisa juga sengaja berangkat siang kalau ingin mengajak anak menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Opsi ini bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan. ^^
3. Memilih Tempat Duduk Paling Strategis
Nah, lebih rinci lagi, saatnya memilih tepat duduk kita sekeluarga nanti. Kalau soal naik bus sendiri, saya punya beberapa pengalaman pribadi saat studytour SMK dan kuliah. Ini tips dari saya:
🌷Kalau menaiki bus yang ber-AC, usahakan untuk duduk sedikit lebih jauh dari hembusan AC agar tidak kedinginan.
Apalagi kalau bawa anak kecil ya, ini penting! 😁
Oke, kalau waktu dan alat transportasi sudah kita pertimbangkan dengan matang, langsung saja dipesan ya tiketnya, misalnya dengan Litha & Co Traveloka, kita bisa checkout tiket beberapa hari sebelum hari H agar tidak terburu-buru menjelang hari H.
Kalau kebetulan memilih berangat di malam hari karena membawa anak-anak, usahakan untuk sedikit meminimalisir jam tidur siangnya agar porsi waktu yang dipakai untuk tidur siang bisa dialihkan ke jam tidur malam hari. Tujuannya agar perjalanan bisa menjadi lebih tenang karena anak tidak terjaga di saat malam. Atau bisa juga sengaja berangkat siang kalau ingin mengajak anak menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Opsi ini bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan. ^^
3. Memilih Tempat Duduk Paling Strategis
Nah, lebih rinci lagi, saatnya memilih tepat duduk kita sekeluarga nanti. Kalau soal naik bus sendiri, saya punya beberapa pengalaman pribadi saat studytour SMK dan kuliah. Ini tips dari saya:
🌷Kalau menaiki bus yang ber-AC, usahakan untuk duduk sedikit lebih jauh dari hembusan AC agar tidak kedinginan.
Apalagi kalau bawa anak kecil ya, ini penting! 😁
Dulu saya pernah naik bus yang AC-nya tuh nggak nyantai dinginnya, sampai malam itu di perjalanan berasa mau beku, padahal sudah pakai kaus kaki plus selimut. Saya akui sayamemang lemah dengan cuaca dingin, tapi ternyata teman-teman yang satu bus pun hampir semuanya juga merasa begitu, eh ternyata pas stop dan diperiksa, volume dingin AC-nya tuh rendaaah banget, plus kami ada di kawasan pegunungan. Pantesan aja berasa ditiupin salju. hahaha 😂
Jadi ya itu ya, jaga jarak sedikit dengan AC. Kecuali kamu dan anak emang suka dingin, ya nggak masalah. 😉
🌷 Duduk di Dekat Jendela
Yang ini tujuannya supaya bisa leluasa melihat pemandangan, plus anak-anak juga nggak mudah langsung lari. bisa duduk berdampingan dengan suami juga. Resikonya emang susah keluar sih karena letaknya di dalam. Tapi kalau saya pribadi lebih suka posisi dekat jendela.
Yang ini tujuannya supaya bisa leluasa melihat pemandangan, plus anak-anak juga nggak mudah langsung lari. bisa duduk berdampingan dengan suami juga. Resikonya emang susah keluar sih karena letaknya di dalam. Tapi kalau saya pribadi lebih suka posisi dekat jendela.
🌷 Posisi Ditengah-tengah
Maksudnya posisi ditengah-tengah disini tuh, kita nggak duduk paling depan atau paling belakang, alias nggak duduk di area atas ban. Selain untuk meminimalisir goncangan yang lebih terasa di tempat duduk depan dan juga belakang, posisi ini juga pasti akan lebih jauh dari WC dan baunya (kalau ada WC-nya) dan juga nggak rempong bersinggungan dengan lalu lintas penumpang lainnya yang naik turun.
Maksudnya posisi ditengah-tengah disini tuh, kita nggak duduk paling depan atau paling belakang, alias nggak duduk di area atas ban. Selain untuk meminimalisir goncangan yang lebih terasa di tempat duduk depan dan juga belakang, posisi ini juga pasti akan lebih jauh dari WC dan baunya (kalau ada WC-nya) dan juga nggak rempong bersinggungan dengan lalu lintas penumpang lainnya yang naik turun.
4. Membuat Daftar Agar Bisa check list Dulu Sebelum Berangkat.
🌸Minyak kayu putih/ minyak angin/ minyak telon adalah essential item yang menurut saya wajib dibawa selama perjalanan, selain berguna untuk meredakan masuk angin, juga bisa mencegah mual.
Kalau perjalanan bakalan jauh/berangin, bisa juga langsung tempelin koyo di perut supaya nggak mudah mual, tips ini saya dapat guide pas naik bus di Lombok dan beneran ampuh, saya nggak ada muntah sama sekali selama perjalanan, padahal pagi-siang-malam naik bis terus. 😁
🌼Minum obat anti mabuk perjalanan sebelum berangkat sesuai dengan kebutuhan ya, ada yang untuk anak dan ada juga yang untuk dewasa.
🌼Minum obat anti mabuk perjalanan sebelum berangkat sesuai dengan kebutuhan ya, ada yang untuk anak dan ada juga yang untuk dewasa.
Kalau saya pribadi juga siap sedia minuman herbal sachet untuk stok suplemen tambahan supaya badan tetap fit.
🌸Barang anak harus lengkap supaya si kecil nggak cepat bosan. Pertama, sediakan camilan misalnya roti atau biskuit dan juga air mineral, kalau naik taksi biasanya saya nggak memilih susu UHT karena katanya bisa bikin anak mual. (Bener nggak sih?). 🤔
Tapi kadang saya tetap stok susu UHT yang paling kecil beberapa biji, buat persiapan minuman kalau sudah sampai di tujuan nanti.
Baca juga: Destinasi Asyik Liburan di Kalimantan Selatan
🌼 Bawa popok/clodi/bag, ini kalau anaknya masih belum toilet training ya... 😉
🌸Bawa plastik kresek kecil, nah yang ini juga nggak kalah penting karena bisa dipakai buat macem-macem, bisa buat wadah darurat kalau mual, bisa buat membungkus popok yang sudah dipakai juga.
Asalkan buangnya ke tempat yang seharusnya, ya no problem.
🌸Bawa plastik kresek kecil, nah yang ini juga nggak kalah penting karena bisa dipakai buat macem-macem, bisa buat wadah darurat kalau mual, bisa buat membungkus popok yang sudah dipakai juga.
Asalkan buangnya ke tempat yang seharusnya, ya no problem.
Travelling bertiga pernah nekat cuma bawa satu tas! |
🌱 Sedia baju ganti, minimal satu pasang karena nggak ada jaminan baju anak akan bersih sampai tujuan :))) Yah paham sendirilah kalau makan bisa bleberan, minum juga. Jadi satu baju aja pas bepergian sama anak itu rasanya kurang aja. Apalagi kalau masih di bawah usia 2 tahun. Wow lah.
Selain baju, jangan lupa membawa tisu dan juga handuk kecil untuk persiapan cuci-cuci ke belakang. Anak juga lebih baik dipakaikan jaket dan kaos kaki lebih dahulu agar tidak kedinginan ya!
🍒 Siapkan mainan favorit yang bisa membuat anak sibuk dan atau boneka/bantal yang sering dipeluk saat tidur agar anak tetap bisa istirahat dan juga bermain meskipun sedang berada di perjalanan.
Tak lupa siap sedia offline video youtube favorit anak untuk jurus terakhir kalau sudah kepepet. Hahaha.
Kalau rajin bisa membawa buku cerita anak atau busy book, memang agak repot sih pasti. 😁
Kalau rajin bisa membawa buku cerita anak atau busy book, memang agak repot sih pasti. 😁
5. Persiapan Parents Juga Harus Sebaik Mungkin!
✔️ Nah, soal menyusun barang supaya efektif nih, barang yang akan dipakai nanti saat sampai sebaiknya disusun di tas bagian bawah, sedangkan barang kemungkinan besar akan dipakai selama perjalanan ditaruh di depan atau di paling atas.
✔️ Kalau perlu, sediakan satu space tas yang khusus untuk menyimpan barang yang penting dan akan digunakan saat berada di perjalanan nanti. Isinya misal kartu KTP, kartu ATM, dan juga uang tunai.
✔️ Nah, soal menyusun barang supaya efektif nih, barang yang akan dipakai nanti saat sampai sebaiknya disusun di tas bagian bawah, sedangkan barang kemungkinan besar akan dipakai selama perjalanan ditaruh di depan atau di paling atas.
✔️ Kalau perlu, sediakan satu space tas yang khusus untuk menyimpan barang yang penting dan akan digunakan saat berada di perjalanan nanti. Isinya misal kartu KTP, kartu ATM, dan juga uang tunai.
✔️ Ini juga penting buat yang sering molor kalau terkena hembusan angin, masker untuk tidur! :D
Buat jaga-jaga, siapa tau wajah nggak bisa dikontrol saat tidur terus ada yang iseng mengambil gambar. HAHAHA
Buat jaga-jaga, siapa tau wajah nggak bisa dikontrol saat tidur terus ada yang iseng mengambil gambar. HAHAHA
Contoh si Abah yang waspada XD |
✔️ Terakhir, jangan lupa sebelum berangkat harus charging baterai smartphone sampai penuh supaya nggak mati gaya di tengah jalan. Jangan lupa juga membawa powerbank untuk berjaga-jaga siapa tahu baterai tiba-tiba drop.
Saya pribadi sih kalau nggak lagi memakai smartphone bisa menonaktifkan sambungan data atau mengaktifkan fitur mode pesawat sekalian supaya pemakaian baterai jadi irit. 😆
Terakhir, jangan lupa sebelum berangkat siapkan atau offline dulu lagu favorit pilihanmu di aplikasi pemutar lagu kesayangan.
Udah deh, siap berangkat! 😎
Sepertinya list diatas sudah cukup sebagai persiapan dasar saya naik bus bersama keluarga akhir tahun nanti nih.
Teman-teman ada punya tips lain sebelum naik bus bersama anak kecil? Boleh banget lho sharing disini!
Udah deh, siap berangkat! 😎
🚌 🚌 🚌
Sepertinya list diatas sudah cukup sebagai persiapan dasar saya naik bus bersama keluarga akhir tahun nanti nih.
Teman-teman ada punya tips lain sebelum naik bus bersama anak kecil? Boleh banget lho sharing disini!
32 comments
Tapi seruuu :)
Btw, aku setuju pilih waktu yang pas agar anak juga nyaman dan rewel selama di perjalanan :)
:D
Tetapi bulan Juli nanti saya berencana ke Wonosobo, yang tidak memungkkn bisa naik kereta apa bila dari jakarta
Tipsnya bakalan saya coba nih
Betul kalau ajak anak kecil enaknya duduk deket jendela yaa. Biar anaknya gak bosan TFS tipsnya
Ternyata harus sedia stok sabar juga ya baik bus, noted. :)
Iya sih ya kalau punya anak kecil kemanapun kit pergi itu tas Kay bawa kemari sama kulkas saja. Belum mainan anak dan kebutuhan dewasa,hehehe..
Dari semua itu yang selalu saya bawa juga ialah kipas Mom, soalnya Fahmi putra saya mudah keringtan dan sekeluarnya dari bus selalu harus dikipasin. Saking seringnya rusak sekarang kipas yang selalu saya bawa kipas tradisional yang suka dipakai oleh abang abang penjual sate keliling itu lho hehehe
Betul juga nih, kalau bus-nya nggak pakai AC wajib sedia kipas angin.